Gaji Tinggi Atau Kenyamanan Kerja?

Gaji Besar Atau Kenyamanan Kerja?


Gaji Tinggi Atau Kenyamanan Kerja? - Dalam dunia kerja, banyak karyawan yang bingung memilih antara gaji besar atau kenyamanan kerja. Pasalnya, kedua hal tersebut sama-sama pentingnya. Sementara hampir-hampir sulit menemukan tempat kerja yang menawarkan keduanya bagi seorang karyawan. Sebab kalau di sebuah tempat kerja cukup nyaman, kadang gajinya kecil. Atau sebaliknya, gajinya besar tapi kenyamanan di tempat kerja tersebut sangat minim.

Saya sendiri sebagai seorang karyawan sangat mengerti apa yang Anda juga rasakan. Bimbang, galau, bingung, dalam memilih tempat kerja manakah yang paling cocok untuk kita. Sebuah perusahaan besar yang menawarkan gaji besar, atau perusahaan lainnya yang tidak terlalu besar tapi lebih mengedepankan kenyamanan kerja ketimbang gaji.

Jika disuruh berfikir secara spontan, pasti semua manusia lebih memilih tempat kerja yang bergaji besar dibanding yang gajinya kecil; meskipun di tempat tersebut bisa dibilang kurang nyaman. Semua tau lah ya, yang namanya uang pasti sangat menggiurkan dan dapat memikat manusia untuk berlomba-lomba meraihnya.

Namun, ketika kita harus berfikir cerdas dan lebih teliti lagi, maka bisa jadi kita akan menimbang-nimbang kedua pilihan tersebut sehingga ada kemungkinan bagi kita untuk memilih tempat kerja yang lebih nyaman dibanding yang bergaji besar tapi kurang nyaman.

Saya sendiri sebelumnya pernah dua kali bekerja di dua tempat yang berbeda. Dan dari kedua tempat tersebut semuanya bisa dibilang gajinya amat sangat minim. Bisa dibilang, gajinya hanya cukup untuk membayar kos yang paling murah, dan tentunya makan pun harus sangat menghemat supaya cukup.

Namun nyatanya, saya mampu bertahan kurang lebih 4 tahun di salah satunya. Dan faktanya lagi, saya lebih memilih kenyamanan kerja ketimbang gaji yang besar tapi kerja tidak nyaman. Ya, lagi-lagi meskipun gajinya tidak seberapa. Dan Anda perlu tahu, saya pun keluar dari kedua tempat kerja tersebut bukan karena soal gaji yang naik turun atau kecil. Namun karena hilangnya kenyamanan kerja di tempat kerja saya tersebut.

Sekarang kita bahas dulu tempat kerja yang gajinya kecil


Sebenarnya yang dimaksud gaji kecil di sini bisa berarti banyak... Bisa jadi gaji yang dimaksud kecil tersebut lantaran lebih rendah dibanding gaji di tempat kerja lainnya, sehingga kita menganggap gaji di kantor kita kecil. Atau, gaji yang sebenarnya setara dengan tempat kerja lainnya, hanya saja terlalu kecil dan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari rumah tangga kita.

Kalau gaji Kecil, haruskah keluar dari tempat kerja Kita?


Nah, sebenarnya soal gaji kecil ini bisa kita teliti dulu bagi kantong kita sendiri.. Cukup tidak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kita. Kalau cukup dan di tempat kerja tersebut sangat nyaman, kita tidak perlu keluar dan mencari pekerjaan lain kan? Namun kalau tidak cukup, apa boleh buat? Tujuan utama bekerja kan untuk mencari rizki buat menafkahi diri dan keluarga kita. Kalau tidak cukup berarti kita harus mencari pekerjaan lainnya yang lebih layak meskipun harus mempertaruhkan kenyamanan kerja.

Tidak ada salahnya mencoba. Karena berdasarkan pengalaman, di tempat saya sebelumnya ada banyak sekali karyawan yang keluar karena soal gaji yang minim. Setelah keluar, mereka pun mendapatkan pekerjaan yang Alhamdulillah jauh lebih baik dalam soal gaji...

Sekarang kalau Di tempat Kerja Kurang Nyaman, Haruskah kita Resign?


Banyak faktor yang membuat tempat kerja tidak nyaman. Bisa jadi akibat adanya perselisihan antara sesama karyawan, (seperti: persaingan kerja, fitnah, tidak baku cocok dll) Bisa jadi juga akibat bos yang kurang baik, atau terlalu banyak tekanan di tempat kerja tersebut.

Sekali lagi, bahwa faktor kenyamanan dalam kerja itu amat sangat penting. Gaji besar tapi kerja kurang nyaman ya sama saja mencoba memaksa diri sendiri untuk memakan daging lezat tapi kita tidak menyukainya. Oleh karena itu, kita kembalikan lagi kepada diri kita sendiri. Ketidaknyamanannya masih bisa kita tahan tidak? Kita masih bisa bersabar tidak? Kalau masih bisa bersabar, ya lebih baik kita bersabar dulu. Jangan sampai setelah kita keluar malah mendapatkan tempat kerja yang kurang nyaman, dan gajinya tidak cukup lagi.

Namun jika kita sudah tidak sabar lagi, keluar adalah jalan yang lebih baik untuk membebaskan diri kita sendiri dari pembudakan. Kita kerja memang untuk mencari uang. Namun, bukan berarti kita harus menelan pil pahit setiap hari akibat ketidaknyamanan kerja. Pagi, siang, sore, kalau tidak nyaman kan bagai kerja di neraka. Banyak faktor ketidaknyamanan kerja yang membuat kita merasa bahwa kita sedang bekerja di jaman penjajahan.

Belum lagi soal kerugian yang kita dapatkan. Difitnah, dicaci maki, makan ati, ngedongkol dengan sesama karyawan, dan banyak lagi lainnya yang membuat kita bisa saja sakit-sakitan. Kalau begitu, siapa yang rugi kalau bukan diri kita sendiri? Nah, oleh karena itu, kita perlu membuat alasan berhenti kerja yang baik dan mengajukannya di tempat kerja kita guna menyelesaikan masalah ini.

Berdasarkan pengalaman, Alhamdulillah setelah saya keluar dari tempat kerja sebelumya yang tidak nyaman plus gajinya kecil itu, saya merasa lebih sehat. Kemudian, sekarang saya mendapatkan tempat kerja yang lebih nyaman, dan tentunya gajinya bisa dibilang dua kali lipat dari sebelumnya. Ini adalah bukti, bahwa pasti ada jalan bersama sebuah kesulitan..

Sobatku, masihkah Anda bingung memilih gaji besar atau kenyamanan kerja? Putuskan sekarang, dan coba dulu di tempat kerja yang baru. Toh kalau tidak cocok kan bisa keluar dan mencari pekerjaan lagi. Jangan takut mencari kerja, sebab rejeki itu sudah diatur Oleh sang Maha Kuasa.. :)

Kesimpulannya, saya sendiri lebih memilih tempat kerja yang nyaman, asal gajinya cukup ketimbang gaji yang besar dari sebuah perusahaan, tapi di tempat kerja tersebut tidak nyaman.


SUMBER : CARACIRI.com 

Share this

Related Posts

Latest
Previous
Next Post »